Sabtu, 18 Januari 2020

Epilog Perkuliahan MICE (Pertama)

Dihidup ini ada jalan-jalan yang tidak terduga, namun harus dihadapi. Ada garis yang dilukis Tuhan namun belum nampak apa ujungnya, apakah kebahagiaan atau pertanyaan lainnya yang muncul. Kuliah juga jalan yang tidak aku duga akan aku jalani. Aku sempat mempertanyakan kenapa aku ada disini, dan akhirnya disemester 8 aku baru menemukan kenapa. Mungkin jika aku menyerah di semester 2 saat ibuku menyetujui jika aku ingin berpindah kampus, aku tidak akan pernah menemukan jawaban itu.

Masa-masa kuliah aku lewati dengan sangat sangat menyenangkan. Menjadi mahasiswa yang duduk dikelas dan nyaris tertidur di jam-jam kritis, berlari karena takut terlambat di mata kuliah yang aku sukai, duduk hingga kelas sepi dan sunyi, latihan presentasi dikelas saat semua sudah kembali pulang.

Mungkin anehnya termasuk hari-hari aku harus ngampus walaupun akan operasi beberapa hari setelahnya, by the way ini karena sistem kompen yang bikin aku harus ngampus sambil keringat dingin karena nahan sakit yang.. :) masya A
llahhh..

Aku masih ingat hari-hari dimana aku belum menerima kenyataan aku berkuliah dijurusan yang tidak aku inginkan, dan saat aku memutuskan akan aku terima takdir ini dengan sikap yang lebih baik. Aku akan sungguh-sungguh karena aku ingin segera lulus. Jika kau lulus dengan tidak memuaskan dari tempat yg kau tidak suka, seperti apa dirimu akan terlihat? apa hidup selalu memberikan hal-hal yang kamu sukai? apa pekerjaanmu selalu memberikan hal-hal baik yang menyenangkan?
kenyataannya hidup tidak seperti itu.

Hari ini mungkin kalau terhitung dari september yaa, berarti hampir 4 bulan sejak aku resmi wisuda dari MICE Politeknik Negeri Jakarta. Setelah itu aku adalah masa nunggu-nunggu sekitar satu bulan mungkin, dan sekarang aku kerja di salah satu lembaga training untuk masa persiapan pensiun, udah masuk mau 3 bulan ni gais haha..

Tentang Organisasi Kampus.. 

Pertama... yang terlintas di benakku, organisasi mahasiswa. Aku beruntung masuk ke organisasi dimana orang-orang baik dan baik versi pribadi berkumpul. Belajar banyak dari pulang jam 1 pagi melewati hutan2 UI, dari diskusi hangat di ruang sekret, dari tertidur karena belajar UTS atau UAS sampai pagi, dari segala hal yang aku tau tidak mudah dilakukan. Aku masih ingat jelas, ruangan dibawah tangga sekret Himpunan Jurusan ku (HMAN), gudang kotor sekbem, koridor Gedung AN yang dingin dan bersih seperti koridor rumah sakit. Semua ruang-ruang dimasa lalu yang aku lewati dengan berjalan, berlari atau tertidur diatasnya sangat menyenangkan untuk dikenang.

Hal yang ingin aku lakukan di Organisasi? mungkin, ketika dihimpunan dan BEM aku ingin lebih banyak mendengarkan dan lebih terbuka ketika tahun2 awal organisasi? mungkin aku yang sangat muda masih sangat idealis dan berapi-api. Tapi aku tidak menyesali apapun, semua terjadi karena alasan yang baik kan? aku jadi belajar, jika kita mudah tersulut, kita akan kehilangan banyak hal.. seperti teman.. atau mungkin kesempatan untuk menjelaskan. Kita tidak bisa berharap orang lain mengerti disaat kita tidak membuat usaha untuk memberikan alasan yang sebenarnya. Terkadang hubungan-hubungan di organisasi bermasalah karena kita saling berfikir "seharusnya dia mengerti".

Aku pernah membaca sebuah buku yang tertulis, "Dibanding argumen mu dalam organisasi, yang lebih penting adalah hubungan mu dengan rekan-rekan satu organisasi. Sebelum berpendapat, pikirkan hubunganmu akan jadi seperti apa, tidak peduli benar atau salah argumenmu". Aku sangat beruntung, bisa belajar tentang hal-hal itu. Aku masih ingat disaat ada masalah saat itu, tapi aku tidak bisa cerita kesiapapun karena tingkat kerahasiaan super wkwkk, aku cuma bisa jalan-jalan keliling kampus sendirian, dan berakhir di sajadah Masjid Daim karena saat itu waktu Shalat Ashar juga sudah tiba. Saat itu aku benar-benar berfikir tentang apa yang telah aku lakukan sehingga hal ini harus terjadi. Aku ingat aku bilang, aku tidak tau ya Tuhan, jadi aku akan mempercayai mu, kekuatan yang lebih besar dari ku, dan aku akan melepaskan semua hal yang memberatkan dan belajar lebih baik di kesempatan berikutnya. Dan itu bekerja dengan sangat baik, berbagai kesempatan terbuka lebar, aku bertemu dengan sangat banyak orang yang membuatku belajar lebih banyak. Aku belajar, mungkin, terkadang hati kita hanya butuh kesempatan untuk terbuka pada hal-hal baru tapi kita merasa sulit memberikannya kesempatan.

Jadi Organisasi  Vs Anggota Organisasi? Anggota :)

Aku juga pengen banget minta maaf untuk temen2 organisasi aku yang selama kita satu organisasi bareng, mungkin pernah aku debat haha.. atau aku keras bgt sama pendirian aku. Sama sekali gak ada niatan buruk.. tapi aku minta maaf. Makasih bgt untuk temen-temen organisasi yang mau menikmati pertemanan sama aku, dari aku keras bgt kaya batu haha sampai dibilang selalu nge iya-in orang heuheuheu... you rock!

Tentang Persahabatan.. 

Kedua.. yang terlintas di benak aku, sahabat. Mereka yang selalu berada disisiku, disaat aku masih sangat keras kepala hingga saat aku menjadi sangat dan terlalu open minded haha. Mereka orang yang patut aku hargai, disepanjang perjalanan kita sadar ada sahabat yang harus "berpindah" tapi kita gak bisa posesif juga.. bukan berarti dia sahabat yang buruk. Kita hanya punya pilihan yang berbeda dan itu tidak masalah. Disepanjang perjalanan kita juga akan menemukan mereka yang menyenangkan untuk ngobrol di Coffee Shop seharian, atau untuk nonton Film, bercerita tentang kehidupan masing-masing.

Tentang Akademik.. 

Aku pengen banget ikut international conference tentang MICE, pengen ikut lebih banyak lomba tentang MICE dan Pariwisata.. kenapa? karena haha basically lomba itu bukan tentang orang lain tapi lebih ke tentang kita. Dengan ikut lomba kita bisa secara langsung melihat sebenernya kita tu udah sejauh apa sih, atau sebenernya ada nggak sih yang bisa kita tingkatkan dari kemampuan atau pengetahuan kita. Deg-degan sih kalo lomba haha tapi kenyataannya kerja juga gitu kok, setiap hari kita berkompetisi dengan diri kita yang ada dihari sebelumnya.. jadi kenapa menghindari atau gak pede ikut lomba? Semua yang ikut lomba itu dulu nya juga pemula..


Tentang Event.. 

Gue pengen ikut lebih banyak event terutama conference haha.. Jujur dulu gue takut ikut-ikut event gitu, alesannya karena ngerasa apa gue bisa ya bantuin event kelas gede kaya gitu.. pernah sih sekali dua kali mah ikut event2 itu. Tapi itu pun demi kepentingan sertifikasi haha.. sisanya gue kalo ga terpaksa gamau event diluar haha..

Takut itu ada nya difikiran gue ternyata haha, stereotype ttg gue yang pake kerudung tertutup itu ada.. tapi keterbukaan dan kebebasan juga ada haha jadi intinya.. tergantung kita mau lihat dari sisi apa. pada akhirnya ini kan tentang kita, kalau ternyata kerudung tertutup ini gak cocok sama model eventnya, toh gabakal diterima juga sih gais.. jadi jangan dari awal udah "Ah aku kan ini, aku kan itu..."


Dann kenapa Conference, karena aku suka banget kalo bisa tau sesuatu hal yang sebelumnya aku gak tau dan biasanya dengan cara begitu justru menangkap informasinya lebih cepettt karena tertarik.. aku pernah baca kalo ternyata berpengaruh, ketertarikan kita tentang sebuah topik itu bisa membuat topiknya dicerna dengan lebih cepatt..

Tentang Cinta.. 

Kalau soal ini.. aku juga nggak tau sih mau nulis apa.. Aku pernah sih beberapa kali suka sama laki-laki, tapi ga bisa ngomong nya, bukan karena gengsi sih tapi karena takut kehilangan haha.. jadi pernah di mata kuliah Self Management (?) haha beneran ada mata kuliah ini. Aku tu tipe percintaannya sahabat, jadi condong akan suka sama orang yang deket sama aku.. gak bisa secara random suka, apalagi kalau baru sekali ketemu yaa..

Terus, apalagi ya.. gaada yang pengen aku ubah atau aku pengen perbaiki sih soal percintaan. Karena sejujurnya dimasa kuliah aku kebanyakan mendem, karena sering nya suka sama yang satu organisasi dan aku pas kuliah self esteemnya parah banget sih haha.. ngerasa gak cantik, kutu buku dll.. ditambah temen2 cowo aku juga banyak sih yang gamau suka sama aku haha jadi aku, yaudah gak fokus ke hal-hal yang kayak gitu .. Tapi kalo goyah, yakali gak goyah kaptenn...

Ditembak, pernah beberapa kali.. Tapi balik lagi lah ke alasan soal aku kalau suka tu biasanya sama yang deket haha, dan plus aku susah sukanya kalo dideketin.. nah gimana ya ngejelasinnya haha gak penting, tapi emang anaknya agak rumit.. jadi suka.. tapi kalo dideketin jadi nggak suka, sukanya yang normal.. ya apa ya haha.. OKE SELESAI SOAL INI.

Yang jelas, karena sekarang kuliahnya sudah selesai untuk S1 ini hehe aku lebih fokus ke Memulai Keluarga hehe bukan soal cinta lagi, karena berdasarkan wejangan2 orang2 tua dan banyak orang, Pernikahan atau Keluarga itu dibentuk kayak rumah lah ya, jadi gak cuman cinta bahan-bahannya.. Tapi kalau ditanya sekarang cita-citanya apa? jadi Istri dan Ibu yang hebat..

Tentang yang Lain.. 

Kalau ada hal yang ingin aku lakukan? Travelling lebih banyak. Karenaaa.. Indonesia terlalu luas buat aku tiduran doang di kamar haha.. dan banyak tempat-tempat indah, cerita-cerita hangat seperti bubur ayam di pagi hari yang ada di penjuru Indonesia..

Selain itu.. pengen nabung dan pengen hidup lebih sehat pas kuliah, gak fast food terusss kerjaannya haha.

Terakhir.. 

Semua yang aku pelajari waktu kuliah dipake banget di tempat kerja, dan sebenernya ini balik lagi ke diri kita.

Mau ambil resiko dan tantangan atau mau terima-terima aja..

Aku pernah diceritain sama salah satu senior di XL Future Leaders tentang zona nyaman, zona nyaman ini kita yang buat..

Padahal kondisinya bisa aja nih kamu nyaman, kerjain aja yang disuruh, bikin aja yang standar.. tapi kalau aku atau mungkin kita, hidup terlalu singkat untuk jadi biasa..

Ada banyak jejak yang bisa kita tapakkan, ada banyak cerita yang bisa kita tulis, ada banyak sejarah yang bisa dibuat, ada banyak hal yang bisa kita lakukan dan hal-hal itu bisa merubah dunia.. mungkin dunia segelintir orang, tapi itu pun nggak masalah...

Jadi keluarlah..

Keluar dari hal-hal biasa dan mulai melakukan hal-hal extra di setiap hal-hal yang biasa, sometimes gue merindukan masa ngampus, jelaslah.. namanya juga manusia biasa. Merasa tertekan, jelas iya. Tapi ini kan proses namanya juga iya gasih haha.. suatu hari nanti kita dimasa depan harus berterima kasih ke kita yang hari ini .. jadi kita harus lakukan hal yang paling hebat dan paling maksimal hari ini. Kalau bukan kita yang menolong diri kita, siapa lagi orang yang mau meluangkan waktu untuk menolong kita.. ibaratnya orang lain pun struggle setiap hari nya kan.. ?


Endingnya hahaha gatau mau bilang apa selain terima kasih ya Allah aku udah dijebloskan ke MICE Politeknik Negeri Jakarta, sesuai janji aku ke diri sendiri.. aku pengen banget bisa membanggakan almamater dan juga ngasih kontribusi yang baik buat Indonesia dan keluarga aku lewat solusi-solusi dan banyak karya di masa yang akan datang.

Dan aku akan terus nulis haha karena ini obat stressnya aku banget, dan aku harap tulisan aku bisa menyelamatkan lebih banyak orang... termasuk diri aku sendiri.

THANK YOU!

follow me on Instagram @rana_mustika ! :) and let's talk further yaa..



Minggu, 01 September 2019

Tugas Akhir MICE PNJ 300+ Halaman (Beyond Final Task)

Akhirnya setelah ribuan purnamaaaa, kita nulis lagi!! kali ini gue akan bahas tentang tugas akhir MICE hehe, mungkin ada yang pernah baca tulisan gue tentang MICE sebelumnya.. nah itu gue tulis pas magang yaaa.. jadi gue belum nulis tugas akhir, tapi sekarang gue udah selesai sidang tugas akhir dan udah selesai seminar nasional juga, jadi kayanya ini saat yang tepat buat nyeritain sebetulnya apa yang dikerjaaakan mahasiswa-mahasiswa tingkat akhir MICE.. well, yang pasti cerita setiap mahasiswa beda-beda yaa soal tugas akhir ini, but please let me share my own version here, i want to make sure this memories gonna live longer in this world...

Gue tertarik nulis lagi tentang MICE, karena setelah tulisan kemarin bener2 banyak yang nge chat,  nge DM di Instagram malah ada yang nyamperin ke kampus buat ketemuan hehe makasihh banyak yaa atas ketertarikan kalian sama program studi ini... Jadi setelah gue posting tulisan sebelumnya tentang MICE, banyak yang nanya sebetulnya kita bisa kerja dimana sih setelah kuliah di MICE. Kira-kira.. bisa disemua tempat wkwk... Sarjana Palu Gada (Apa lu mau, gua ada) :')  trus juga ada yang nanya MICE tu tugas akhirnya ngapainnn.. 

Sebelum gue bener-bener menceritakan tugas akhir, gue sedikit mau menceritakan pengalaman magang di semester 7 yaaa hehe. Waktu magang kemarin temen2 gue dan gue magang di berbagai tempat.. ada yang di Event Organizer (seperti yang kalian perkirakan) tapi EO nya pun variatif event nyaa, ada yang conference ato lebih dikenal Professional Conference Organizer, ada yang buat Pameran atoo yang dikenal Professional Exhibition Organizer, ada yang di wedding organizer, ada yang di vendor jugaaa.. ada yang di BUMN, di perusahaan swasta, travel agent, sampaiii ada juga yang di kementrian. Kerjanya juga macem2 si tapi yaa semua nya berkaitan sama event. 

Kalo guee.. gue milih buat magang di PT Arga Nusa Persada atau yang lebih di kenal ESQ tapi khusus buat Pelatihan Masa Persiapan Pensiun... kenapa milih magang disana? hmmmm karena tertarik ajaa.. di kuliah kita lebih sering bahas conference, meeting, incentive sama pameran.. kali ini gue belajar pelatihan atau training perusahaan. Terus juga yaaa ada pertimbangan lain-lainnya lah, Alhamdulillah gue dipertemukan dengan atasan yang bener-bener baik banget deh, Beliau bener2 menjelaskan product knowledge dengan saaangat jelas, ngajak makan siang bareng, ngelatih gue telemarketing (padahal ini bukan jobdesk utama) dan bahkan minta maaf karena pas kelar magang kita belum sempet diajarin beliau soal bikin perencanaan keuangan pelatihan, gue sekagum itu sihhh sama atasan magang kemarin :)

Di ESQ selalu ada briefing pusat setiap minggu, dan ada juga briefing divisi, di briefing ini kita dikasih motivasi dan penyemangat lah. Gue inget banget waktu itu briefing sama Vice Presiden nya ESQ Group, beliau bilang ini "Didalam hidup ini, bergerak dan bekerja lah karena visi besar dalam hidup kita harus diwujudkan.. bukan hanya karena uang"..  Mungkin dari situ, gue mulai berfikir untuk bekerja dan melakukan sesuatu yang bisa mewujudkan impian gue.. salah satunya yaaa berkecimpung di dunia pelatihan SDM. apa yang gue rasakan di ESQ tu lebih dari magang, tapi pengalaman untuk hidup yang panjanggg dan bakal gue kenang buat waktu yang lama.. 

Kita ada di era dimana teknologi dan informasi terus berkembang pesat, pekerjaan yang dilakukan berulang-ulang bisa digantikan teknologi. Kita ada di era transisi 3.0 ke 4.0.. Revolusi industri 4.0 akan menghilangkan 75 juta sampai 375 juta pekerjaan hilang dan digantikan sebagai dampak dari digitalisasi dan automatisasi (Republika.com) tapi juga ada pekerjaan-pekerjaan yang bermunculan hehe.. nah pokoknya gue berfikir SDM tetap dibutuhkan, pada dasarnya gue juga tertarik, pelatihan seperti apa yang bisa meningkatkan kapabilitas karyawan dan mendatangkan keuntungan bagi instansi.   

Tim tugas akhir gue sebetulnya udah pernah kerja bareng, karena kita satu divisi di Seminar Nasional dulunyaa, kita samaa2 divisi social program. Gue merasa cocok banget sih sama dua anggota tim gue, kita sama2 gak mager kalo urusan ngerjain apa2 dan sepertinya kita bertiga perfectionis, ini dua sisi koin sihh.. kadang baik kadang jadi tantangan yg berbalik juga buat kita. Yang jelas kalau tugas akhir nanti, kalian harus pilih orang2 yang cocok sama kalian, terserah cocok karena gaya kerjanyaa, atau cocok ngobrolnya, atau cocok idenyaaa.. yang jelas ada yang cocok begitu yaa wkwk.. alhamdulillah tim gue saling melengkapi selama ini dan banyak ketertarikan yang sama. Anehnya kadang ketertarikannya gak nyambung sama tugas akhir wkwk tapi kadang kita butuh "kabur" dari topik tugas akhirkan? jadi gue tetep aja suka kalau kita tiba2 "kabur" beberapa menit dan seru ngebahas topik lain.. pernah kita bahas pemerintahan, topik sosial, topik politik, topik agama, topik climate change dan banyaaakkkk.. jadi se-seru itu haha

Nah balik ke tugas akhir, tugas akhir MICE itu bukan skripsi kayaaa strata 1 atau D4 lainn.. tapi kita bikin Perencanaan Bisnis atau Business Plan (BP). Topik BP nyaa berputar di Event Organizer dengan jenis event yang beda-beda.. ada yang conference, exhibition, meeting/training, incentive travel, wedding organizer, vendor buat event atau platform buat event... di BP tu ada sekitar 7 bab yang isinya Ringkasan Eksekutif, Latar Belakang Perusahaan, Analisis Pasar dan Rencana Pemasaran, Analisis dan Rencana SDM, Pemanfaatan Teknologi, Analisis dan Rencana Keuangan, Analisis Dampak dan Resiko Usaha. 

Di tugas akhir ini ada tiga peran utamaa, Direktur Utama, Direktur Marketing dan Direktur Keuangan. Masing-masing pegang satu peran, tapi sebenernya tergantung jumlah anggota tim juga.. di angkatan gue ada yang gak bertiga jadi ada satu orang yang pegang dua peran...

Masing-masing punya peranan yang bener-bener penting, berkaitan dan harus saling melengkapi. 

Ada sih yang gue agak sedikit merasa HADUUUH KENAPA GUE GAKKK MELAKUKAN ITU wkwkwk.. 

hal itu adalah nelfon narasumber2 di bulan puasa atau lebih awal lah, gue lupa waktu itu kenapa nggak melakukan hal itu wkwk.. karna bagi gue banyak analisis marketing yang bisa dilakukan kalau gue nyebar kuesioner atau wawancara lebih awal, karena minta data tu tidak semudah ituuu bambaaaaang...-_- jadi penting banget bikin timeline yang as soon as possible, as faster as possible.. dan harus komittt sama time line yang dibuat.. kita kan bertiga nih satu tim, harus saling menyesuaikan waktu satu sama lain gitu lahh.. jadi kalau kalian bukan tipe yg bikin timeline panjaaaangg sampai BP selesai wkwk, at least kalian punya perencanaan minggu ini mau ngelarin apaaa.. atau besok deh at least mo ngapain.. 

Gue pribadi merasa Tugas akhir yang dikerjakan per tim ini gak semudah yang orang lain bilang yaa "enak lo bertiga.." yaaaa... gini sih perumpamaannya, kalo ngerjain sendiri kita bisa mutusin sendiri dan nerima konsekuensi sendiri, kalau ngerjain bertiga, keputusannya diambil bertiga dan konsekuensi yang ditanggung juga bertigaa..gaada tuhhh "elo sih..".. semuaa yang terjadi kan udah berdasarkan keputusan bareng2,  jadi harus dipikir2 matang2.. ada plus minus dan tantangannya juga tugas akhir berkelompokk.. 

Terus tugas masing2 apa sih? Direktur Utama yang bikin skemaa perusahaan, apakah bentuk PT atau CV, bikin akta pendirian, bikin perencanaan2 management dan timeline.. trus Dirut juga bantu direktur lainnya.. banyak keputusan dirut lainnya yang harus disepakati semua direktur apalagi direktur utamanya ya kan.. kalau sidang tugas akhir Direktur Utama gak cuman berkemungkinan ditanya soal pendirian perusahaan, tapi juga bisa jadi ditanya ttg marketing dan keuangan juga. Tergantung pengujinya siapaaa.. tapi yaa pressure Dirut ini bukan mainnnn... salut si gue sama temen2 gue yang mutusin jadi Direktur Utama di tugas akhirr! :) 

Nah terus kalau Direktur Marketing tugas nya apaa? kebetulan gue jadi direktur marketing di tugas akhir ini, jadi cerita bagian direktur bakal lebih panjang kayanya hehe.. tugas nyaaa bikin analisis pasar dan rencana pemasaran wkwk... tantangannya, se BP si tantangannya wkwk gaada yang gampang soal jobdesk di BP. Kita harus ngeliat peluang pasarnya gimana, bikin trend perkembangan pasar, nentuin target penjualan setiap tahun yang di sinkronkan sama keuangan.. perencanaan yang dibuat harus menguntungkan perusahaan. Terus juga harus bikin Marketing mix, analisa pesaingk, tools dan platform2 yang mau dipakai buat promosi dan penjualan.. semua platform harus dibuat yaaa gak cuman diomongin, jadi kita bener2 design web nya, instagramnya, facebooknya, bikin bookletnya, company profilenyaa.. 

Tapi sejujurnya pekerjaannya menyenangkan sii, karena gue jadi ngobrol sama banyak orang buat memastikan apa ini ada peluang nya di pasar, cari data sebanyak2nya, baca2 banyak sumber dan beritaaa..  Lo pernah nonton drama korea gak si? kagum ga si pas ada tokoh yang bisa presentasi pake data2 yang super banyak dan doi hafal? wkwk nah kira2 itu yg gue berhasil lakukan waktu sidang tugas akhir. Tapi gue sama sekali gak menghafal apapun karena semua yang gue presentasiin tu bener2 dari hasil menemukan dan diskusi sama anggota tim dan narasumber2 jadi yaa mengalir ajaaaa yang diomongin pas presentasi. Pernah mentok gak? jelas sering wkwk.. kadang mentok karena narasumber.. kadang mentok karena bingung aja harus nulis apa lagi.. tapi karena dijalanin terus walaupun mentok, alhamdulillah sampai garis finish yaaa :)  walaupun kadang kalo ngerjain bisa gak tidur ato tidur sejam dua jam, udah pusing bgt ini harus nulis apaa atau nyari info kemana lagi.. wkwk tapi biasanya kalo udah tenang langsung bermunculan ide-ide baru yang kayaknya menarik buat ditulis dan dicari..  

Pressure lainnya juga karena bagian marketing ini ada proyeksi penjualan produk nya, bagian ini tu nyambung sama bagian keuangan.. jadi kalau penjualan kita kurang jumlahnya dan gak bisa bikin perusahaan untung, yaa harus disesuaikan persenannya.. ditambah atau dikurang atau digeser.. ini juga bagian yang seruu.. tapi gue have so much fun sih ngelakuin ini.. karena mo gue ngeluhhh mo gue ngedumel, gabakal selesai -_- jadi yaaa kalo ada yang mesti diubah, langsung ubah.. semakin cepat kesalahannya diketahui ya semakin banyak waktu buat koreksi nya kaan... 


Satu lagi direktur keuangan, wkwk kalo ini gue gak bisa membayangkan gue ngerjain tugas direktur keuangan sih. Karena complicated wkwkwk bahkan gue belum tentu bisa jelasin sebenernya ini tugasnya ngapain aja wkwk.. yang jelas bikin perencanaan keuangan dan analisa nya gitu lah. Bikin cashflow, terus bikin pay back period, ROI, IRR yang gitu2 lah.. kalau keuangannya layak, BP luu layak lah gitu wkwkw.. tim gue dianugerahi direktur keuangan yang jagoooo wkwk padahal kata dia mah, dia justru ngambil ini karena mo belajar.. lo emang gabisa meremehkan kekuatan "mau belajar" wkwk karena dia jadi bener2 paham gitu.. walopun pusing yakan tabel banyak banget, sel banyak banget, trus belum kalo belom balance atooo minuss... kebetulan juga dosen pembimbing gue SUHUUU KEUANGAN wkwk jadi setiap bimbingan rasanya sidang aja gitu, emang pak dospemnya jgua bilang kalo beliau sengaja, supaya kita siap sidang :") gimana gak zheyenk sama dospemnya cobbbaa!!!!! 

kesimpulannya ALHAMDULILLAHH hehe.... 

gue gak akan melupakan pengalaman ngerjain business plan ini sih.. bener2 berharga dan sayang bgt sama pengalaman2 nya.. tentu sajaaa yang gue ceritakan ini bener2 kejadian tapi gak semua nya diceritain haha karena terlalu banyak dan tantangan tiap tim beda2 toh.. 

Kalau yang baca ini anak semester 7 MICE atau baru mau masuk MICE... semangat yaaa.. this is hard but this is really worth it! :) anyway, gue gak pernah liat anak tingkat akhir gak kesulitan sama tugas akhirnya, mau itu anak Diploma Atau Strata yaa..  tapi gue melihat banyak dari anak tingkat akhir yang ENJOY sama tugas akhirnya dan menikmati semua yang terjadi hehe.. so have fun with everything we have, because probably someday you'll miss the adrenaline, the moment, the experiences! 

as always! feel free to get in touch with me via instagram @rana_mustika, atau boleh juga ke email ranamustika21@gmail.com 

Cheers everyone! :) 

Aku dan Tim BP ku

Aku dan BP

Jumat, 22 Februari 2019

Industry 4.0 : Membayangkan Dunia yang Tidak Terbayangkan

Hai Guys!!

DISCLAIMER :
Gue bukan anak elektro, Teknik Informatika atau berasal dari jurusan apapun yang muncul dibenak kalian ketika ngebahas IoT atau pun industry 4.0. Gue anak bangsa yang concern dengan betapa pentingnya mawas diri sama perubahan yang sangat mungkin terjadi di dunia dan ini berlaku untuk semua lini kehidupan. Ini juga plusnya gue bukan anak teknik wkwk karena gue obviously, ngga bisa menjelaskan secara keteknikannya ya guys. 

Jadi gue menjelaskan dengan common language dan semoga kita bisa paham tentang industry 4.0 dengan lebih baik karena ini berkaitan sekali dengan kehidupan karir kita dimasa mendatang. Ohiya! EVEN IF, gue jadi ibu rumah tangga sekalipun (which is also good) gue harus tau tentang industry 4.0 ini, for the sake of my kids! so lets jump straight to the information and some take aways that i have got from one of the best workshop about industry 4.0 (XL Future Leaders Workshop)!

Oke, ayo kita mulai guys.. 

Revolusi Industri 4.0 ini adalah kali keempat manusia menggunakan teknologi yang lebih maju untuk menyelesaikan permasalahan.

Jadi revolusi industri ini dibagi jadi 4 guys sejauh ini.
1.       Revolusi Industri pertama.
Ini melibatkan fasilitas produksi mekanis dengan penggunaan tenaga air dan uap. Ini udah dari abad ke-18, kita.. emak bapak kita mungkin belum lahir, kecuali..... I don’t know wkwk. Revolusi generasi pertama ini mencetak sejarah juga, ketika dulu umat manusia pake tenaga hewan dan manusia, dalam revolusi industri pertama manusia mulai menggunakan mesin uap dan ini berhasil mengerek naik perekonomian dan terjadi peningkatan rata-rata pendapatan perkapita negara-negara di dunia menjadi enam kali lipat. WOWWOWOW...
2.       Revolusi Industri kedua.
Revolusi industri kali ini terjadi diawal abad ke 20, ada sumber yang menyebutkan kalau fase ini dimulai dari akhir abad ke-19 sampai awal abad ke-20 juga. Nah, dimasa ini mulai dikenal produksi masal. Kaya lini produksi pertama, rumah potong hewan di Cincinnati tahun 1870 dan ada juga lini produksi mobil. Dengan adanya revolusi industri kedua ini, lini produksi mobil meningkat 8 kali lipat jumlah produksinya.

Tanda kemunculannya itu adalah kemunculan pembangkit tenaga listrik dan motor pembakaran. Dengan adanya listrik di pabrik, ini memudahkan penggunaan mesin-mesin. Dengan adanya listrik dirumah, ini juga meningkatkan produktivitas manusia.  Penemuan ini memicu kemunculan mobil, pesawat terbang, telepon yang mengubah wajah dunia.
3.       Revolusi Industri ketiga.
Nah dimasa ini mulai ada penggunaan barang elektronik dan TI untuk otomatisasi produk. Revolusi industri ketiga menyatukan waktu dan jarak. Kemudian juga merubah pola relasi dan komunikasi masyarakat kontemporer, serta merubah praktik bisnis agar tidak ditelan zaman. Ini merupakan era digital dimana komputer muncul.
4.       Revolusi Industri keempat.
Ini adalah revolusi industri yang terjadi dan masih berkembang hingga hari ini. Dalam masa ini konektivitas manusia, mesin dan data jadi nyata dan bisa kita lihat dikehidupan kita sehari-hari. Manusia menemukan pola baru ketika disruptif teknologi hadir dengan cepat. Dalam era ini ukuran besar perusahan tidak menjamin perusahaan itu akan bertahan, namun jaminannya adalah kelincahan perusahaan dalam meraih prestasi dengan cepat. Hal ini dibuktikan oleh Gojek yang dalam waktu kurang dari 3 tahun mampu dengan lincah mendominasi di Indonesia dan mulai mengancam pemain-pemain besar dalam industri transportasi di Indonesia.

Ini adalah revolusi industri yang luar biasa, mulai muncul 3D Printing dimana orang membangun rumah dengan teknologi, big data, kemajuan komputer, artificial intellegence. Periode waktu dimana teknologi taking over banyak aspek dalam kehidupan manusia.

Revolusi Industri keempat ini berbasis data. Cara pengumpulan dan analisis serta penggunakan untuk membuat keputusan yang tepat menjadi faktor kompetitif. Mungkin simplenya gini, ketika kita menggunakan metode survey manual dan biasa untuk perencanaan bisnis. Di era 4.0 ini sebenarnya ada beberapa pihak yang juga menjual data terkait perilaku masyarakat. Misalkan, di daerah A masyarakat banyak mengakses informasi terkait dengan elektronik. Maka daerah itu bisa menjadi tempat strategis untuk membuka pusat elektronik. One data might be not that important, tapi ketika itu data didaerah yang besar dan pembeli data ini memiliki tujuan bisnis untuk melihat kejelasan pasar yang mereka targetkan, maka hal ini menjadi penting.

Tujuan utama dari revolusi industri ini adalah untuk mencapai improvement dalam automatisasi dan efisiensi operasi, juga efektifitasnya. Kalau berbicara tentang Industri 4.0 kita akan berbicara tentang Cyber-Physical Systems (CPS), Internet of Things (IoT), the Internet of Services, Robotics, Big Data, Cloud Manufacturing dan Augmented Reality. Tapi di artikel ini gue bahas sedikit tentang IoT karenaaa jelas karena gue ikut workshop nya ttg IoT guys hehehehe...

Apa itu IoT?

Sederhananya IoT itu Internet + Things, Internet yang jadi penggerak Things nya. Wkwk semoga setelah gue coba jabarin contohnya jadi lebih paham yaa guys

Ada dua poin kunci dari IoT yaitu pengurangan Cost dan Revenue Enhancement. Salah satu contohnya misalkan dengan adanya IoT yang digunakan untuk sistem pengamanan, kalo dulu kita harus telfon tetangga untuk mengecek apakah rumah sudah dikunci atau tidak, trus berdoa kepada Tuhan yang maha kuasa karena lo gabisa juga balik ke rumah buat ngunci... nah, dengan adanya IoT kita bisa mengunci rumah dari kampus maupun kantor. Yap! SeMAJU itu.

Ada lagi nih contoh lainnya, suka sadar gak sih kalau ada orang yang biasanya ngukur meteran listrik kita?. Kalau IoT berkembang untuk kontrol perhitungan daya listrik dan perhitungan pengeluaran biaya dari listrik di rumah-rumah, efeknya bisa jadi berdampak ke orang yang dateng ke rumah kita untuk ukur listrik itu karena mereka nggak akan dateng lagi. Semua data perhitungan daya listrik beserta biaya yang kita keluarkan bulan itu masuk ke PLN dan data ini bisa juga diakses oleh setiap rumah dengan sangat mudah dan dengan kondisi real-time. Sekali lagi.. pengurangan cost untuk PLN... dan sekali lagi, dunia tanpa batas... dan dunia tanpa ngantri.. wkwk apaan si.

Terus apa urusannya Industry 4.0/salah satu diantaranya IoT sama gue/kita?

Gue dulu boleh lah lu sebut gak tertarik sama teknologi, revolusi industri atau apapun itu. Kalo itu muncul di topik obrolan gue pasti yang pelenga-pelengo aja gatau ini orang pada ngomongin apa. Bahkan pas lomba speech gue nyaris dapat topik tentang revolusi industri gitu tapi gue ngeles biar gajadi wkwk gue se-ga ngerti dan gamau ngerti itu.

Tapi workshop XL Future Leaders membuat gue berada di situasi yang tidak terlalu nyaman tapi di lingkungan TERNYAMAN (lingkungan workshop XLFL terbaik) untuk belajar tentang topik ini bareng-bareng. Gue menyadari, ketidak-pedulian gue selama ini nyaris menjerumuskan gue dalam ketertinggalan.  Ini beberapa contoh dari industry 4.0 yang unimaginable but happen anyway

3 tahun lagi ini yang bakal terjadi, which is 2020, dan saat itu mungkin gue umur 23, DAN ITU TAHUN DEPAN:
1.       Artificial Intellegence
2.       Robotic
3.       Machine Learning
4.       Deep Learning
5.       Mass 3D Printing
6.       Biotechnology
7.       Chatbox
8.       Virtual Reality
9.       Drones
10.   Augmented Reality
11.   Smart Object

Apa kita siap dengan semua perubahan itu yang bahkan kayanya gak semua istilah diatas tu kita tau apaan :')

Beberapa tahun yang lalu salah satu perusahaan yang maju yaitu kodak memiliki 140.000 pekerja. Sekarang kita lihat masa kini, Youtube dengan 65 karyawan, Instagram dengan 13 karyawan dan punya 27 Juta pengguna (Data 2012), Whatssap dengan  55 karyawan.

Bagaimana ini mungkin?

Teknologi memungkinkan exponential organisation, exponential organisation ini adalah pertumbuhan cepat secara eksponensial yang dialami perusahaan dengan pengaruh teknologi dan membutuhkan lebih sedikit karyawan tapi lebih banyak kecerdasan teknologi. Yang kemudian terjadi adalah lebih sedikit perekrutan dan lebih menariknya pertumbuhan secara eksponensial melalui teknologi. Beberapa pekerjaan akan hilang dan tentunya akan digantikan dengan jenis pekerjaan baru.

Diperkiraan oleh laporan yang di release World Economic Forum 7,1 juta pekerjaan didunia akan hilang.

Ini beberapa alasan dari banyak alasan kenapa kita harus peduli:
1.       Majunya teknologi membuat pekerjaan yang berulang-ulang dilakukan dapat dikerjakan oleh teknologi. Karena pengurangan cost untuk SDM yang dibutuhkan perusahaan untuk mengerjakan pekerjaan-pekerjaan itu.
2.       Kemajuan teknologi bukan topik khusus tapi seharusnya menjadi topik umum yang dapat dan harus dipelajari, karena hanya ada dua pilihan, menjadi penggagas atau menjadi pengguna, ini kaya jadi pemeran atau jadi penonton.
3.       Kita akan ada dimasa Indonesia memiliki bonus demografi, dengan SDM yang begitu banyak dan banyaknya pencari kerja, sejauh mana kita memastikan posisi kita sebagai SDM berkualitas yang mampu mengikuti perkembangan zaman yang tidak akan pernah menunggu kita atau siapapun untuk siap menerimanya.

Lalu apa yang bisa kita lakukan?

1.       Waktu berubah sangat cepat, kita harus belajar untuk menerima/memeluk/embace perubahan yang bakal terjadi.
2.       Memiliki growth mindset (Ini kayanya menarik ya buat kita bahas lebih detail wkwk)
3.       Merubah mindset kalo teknologi akan merubah kita dan mempengaruhi kita dalam arti yang buruk untuk karir kita, be positive, karna yang bisa kita lakukan hari ini adalah memperkaya diri dengan skill dan kemampuan kita sembari nggak tertinggal juga dengan perkembangan teknologi.
4.       Belajar, belajar, belajar.  

Kalo kalian cari lebih dalam tentang industry 4.0 ataupun IoT mungkin kalian akan dapet banyak informasi baru tentang ini dan bisa jadi itu ngebuat kita lebih tertantang atau mungkin ada juga yang jadi lebih takut lagi. But anyway, the only thing that we can do is busy being born and not busy dying because of those changes that will happen sooner or later, ready or not.

Semoga yang baca ini jadi lebih semangat belajar yaa.. belajar apapun itu, materi kuliah ataupun bukan materi kuliah, don’t limit our self, right?  GOOD LUCK!
@rana_mustika. Or you can sent your e-mail to me ranamustika21@gmail.com! It’s always nice to get in touch with you through my blog post ! 

Selasa, 11 September 2018

Bongkar Cara Mengelola Departemen di Organisasi Mahasiswa PNJ



Hai mahasiswa dimanapun dan darimana pun kalian :)

Artikel ini gue tulis buat sharing aja karena sayang aja misalkan cara pengelolaan gue ini mendem aja dan gak pernah dipublikasikan, meskipun pastinya ada cara yang lebih baik dan sesuai dengan organisasi kalian masing-masing.. tapi ya why not kan?

Trus juga momentumnya sekarang Organisasi Mahasiswa PNJ lagi pada regen dan merintis departemen-departemen baru, jadi gue rasa momennya cukup okelah. 

Gue jelasin sedikit track record gue ya, jadi gue tingkat satu jadi staff departemen sosial politik Himpunan Mahasiswa Administrasi Niaga (selanjutnya bakal gue tulis HMAN), tingkat 2 gue jadi kepala Departemen Sosial Politik HMAN, trus tingkat 3 gue jadi Kepala Departemen Advokasi BEM PNJ. Waktu tingkat 2 alhamdulillah departemen sosial politik gue jadi departemen terbaik di tengah periode, trus terakhir kali yang Departemen Advokasi BEM PNJ Alhamdulillah dapet penghargaan departemen terbaik BEM juga dari MPM PNJ. Beberapa juga ada yang pc buat nanya, apa yang sebenernya gue lakukan.. jadi gue tulis aja disini yaa biar sekalian. tapi gue open discussion juga kalo mau tinggal pc aja atau kalau belum tau bisa dm dulu di IG : @rana_mustika 

Pertama sebelum hal teknis, gue harap kalian punya mindset dan impian besar untuk departemen yang akan kalian pimpin. Selama gue mimpin, gak satupun hal gue anggap enteng tentang departemen gue. Walaupun waktu gue lanjut himpunan sebenernya sempet ada juga yang komen kalo sayang banget karena sebenernya gue bisa lebih berkembang di organisasi yang ranahnya lebih luas. 

Tapi soal berkembang di organisasi itu balik lagi ke diri kitanya masing-masing, mau sebagus apapun tu organisasi kalo kitanya bergantung dan 'manja' dalam proses perkembangannya. kita ga bakal kemana-mana juga, we are the main role, di hidup dan di oganisasi kita. 

And so, gue berfikir untuk mematahkan pemikiran kita susah berkembang di organisasi lingkup kecil. Gue research sampe keluar kampus, coba ngobrol sama orang-orang yang menurut gue hebat dan bergerak di bidang yang sama dengan departemen kita. No limit sih, kadang kita yang membatasi diri kita sendiri dan pemikiran kita dan rasa males -_- 

Karena gue sering dibikin susah move on karena gabisa join BEM waktu itu dan balik ke HMAN, gue jadi bertekad membuat departemen yang bagus dan signifikan lah kinerjanya. 

Ini dari konsep departemen dulu yaaa, belum management orang-orangnya : 

1. Knowledge Attack (Serangan Pengetahuan haha) : 

Pengalaman itu guru terbaik, pasti sering denger yakan dan gaada aturannya juga pengalaman itu harus kita yang ngerasain kan? kita juga bisa belajar dari pengalaman orang lain. 

Diawal gue pasti, ngontak kadep yang berkaitan sama departemen yang gue handle. Ditanya se detail mungkin, pemimpin yang baik menurut gue juga pendengar yang baik, iya ga sii? disini harus bener2 dengerin kakaknya, walaupun keputusan akhir tetep aja kita yang nentuin. 

Pas ngobrol jangan kosong-kosong amat, gue udah mikir tapi super kasar soal konsep. Nanti pas ngobrol sambil dengerin kakaknya, gue sambil sambung-sambungin tu ide gue sama cerita dari kakaknya, ada gak ide yang masih relevan atau ternyata ide gue sangat idealis wkwk.. 

Ada beberapa sumber yang gue pake buat serangan pengetahuan ini : 
- Alumni yang berkaitan sama departemen gue
- Kabem/Kahim satu tahun diatas gue 
- Kadept satu tahun diatas gue yang menangani jobdesk yang gue akan tangani
- Temen yang dulunya HMAN/BEM dan bersentuhan dengan jobdesk yang akan gue tangani
- Kabem/Kahim yang mimpin gue 
- Kepala Divisi / Staff 
- Departemen sejenis di kampus yang beda (opsional tapi biasanya gue ngontak, pede aja kenapa ya kan mereka juga ga keberatan lah insyaAllah namanya sharing ilmu yekan.. kalo keberatan paling ga dibales) 

Setiap gue mengang departemen, itu semua wajib sih pada gue tanyain. Gue anaknya percaya intervensi itu terjadi atas izin kita juga wkwk kalau kita tidak mengizinkan intervensi yang kita gaakan merasa diintervensi dan semua keputusan yang gue ambil itu berdasarkan hasil gue mikir dulu, jadi gak plek-plek hasil diskusi atau nanya-nanya. Ibaratnya kalo ditanya kenapa gue ngambil sebuah keputusan, gue akan jawab dengan yakin. 

Etika berkomunikasi juga dipake yakan, kalo ga kenal..kenalan dulu.. mereka biasanya juga lebih suka ngobrol dua arah jadi gue suka to the point aja ajak ketemu dan gue pasti sih yang nyesuain dia. Gue ngajak ketemuan Ketua BEM fakultas di univ sebelah juga pernah wkwk dan orangnya mau-mau aja..cuman kebetulan gajadi karena beliau ada acara.. padahal waktu itu gue kadept di Himpunan ya wkwk cuman gue pikir ni orang keren, yaudah kita gaspol. Terus ngucapin makasih juga jangan lupa, yang bersangkutan udah ngeluangin waktu dan tenaga loh buat sharing sama kita. 

2. Sorting and sifting Information (Nyaring Info) 

Disini gue mengklasifikan semua informasi yang masuk, mana yang menurut gue masih relevan, mana yang menurut gue harus di modifikasi dan mana yang harus di eliminasi. Takut sama periode sebelumnya kalo eliminasi program atau agenda? gak masalah sih... asal rasionalisasi kita masuk aja.. jangan tiba-tiba ngerubah tapi kita sendiri gak yakin kenapa harus berubah. 

Kaya yang gue bilang soal intervensi ya, dibagian ini gue berusaha seobjektif mungkin soal pengambillan keputusan dan gak mentang-mentang ada opini dari orang yang gue kagumin.. gue jadi condong ke dia misalkan.. work is work.. feeling is feeling ... yeaaaa kadang susah sih karena gaenak cuman hajar terus aja, Bismillah.. emang harus begitu gimana ya. Gue sering berdebat dengan orang-orang terdekat juga karena gue tidak memilih hal yang mereka pilih, tapi sampe hari ini gue alhamdulillah gak kehilangan mereka kecuali mereka yang berusaha menghilangkan diri dari gue wkwk.. gue jalin hubungan yang baik diluar organisasi, permasalahan organisasi jangan sampai merusak hubungan pribadi yakan,rugi banget. Buat apa organisasi tapi akhirnya gak punya temen jugaaa .. 

3. Visi, Misi, Realisasi Departemen

Setelah dapet berbagai gambaran gue mulai masuk ke visi, kebalik? ya masing-masing orang kan punya cara yang beda yaa.. gue lebih suka kumpulin info sebanyak-banyaknya terus disaring baru kita bikin visi misi yang cocok nih sama progres terakhir departemen.. dengan cara ini gue bisa bikin visi misi yang lebih SMART (Spesifik, Measurable/Terukur, Actionable/bisa digunakan, Relevant, Time Bound/Ada setting waktu yang jelas). 

Visinya juga penting buat dicocokin sama visi ketua organisasinya... ini beberapa contoh visi yang gue buat :

Di sospol HMAN : 

Visi :
Terwujudnya SOSPOL HMAN yang aktif dalam PERGERAKAN, PENCERDASAN dan PEMBAHARUAN

Misi :

1. Internal SOSPOL HMAN yang kuat dan solid
2. Bersinergi dengan seluruh civitas akademika AN dan PNJ
3. Mewadahi pengurus HMAN khususnya dan mahasiswa AN umumnya dalam meningkatkan nasionalisme dan mengembangkan potensi diri

Realisasi untuk mencapai visi misi : 
1. Mengadakan satu hari wajib kumpul untuk anggota departemen 
2. Kedekatan personal antar anggota terutama tingkat 2 dan tingkat 1 dibangun melalui intensitas komunikasi urusan sospol maupun bukan, dan melalui intensitas pertemuan berkualitas non formal.
3. Diadakannya jalan2 sospol per 3 bulan 1x
4. Komunikasi intensif antara ketua departemen dan ketua divisi sospol hman dengan ketua departemen sospol HMJ dan BEM se PNJ sebelum kajian akbar / roadshow sospol. 

Realisasi Teknis : (Ini gue kasih poin aja ya, sebenernya panjang banget deskripsi dan perencanaannya) 
A. Kajian (metode kajian isu berdasarkan cakupan, bidang) 
B. Aksi
C. Propaganda
D. Program Kerja
E. Agenda
F. Solidaritas departemen 
G. Quality Time
H. Jobdesk
I. Pemberdayaan SDM

Nah, kali ini yang BEM : 

VISI
Mewujudkan BEM PNJ yang aktif dan dinamis berjuang untuk mahasiswa dan Indonesia.

MISI
1. Menjadikan lembaga yang profesional, berintegritas dan terbuka.
2. Mengoptimalisasikan pelayanan mahasiswa yang tanggap dan solutif dengan asas kekeluargaan dan demokratis.
3. Peduli, Objektif, Kritis dan Independen dalam menghadappi isu kampus dan nasional. Serta melakukan pergerakan yang strategis dan nyata.
4. Mewujudkan sinergi dan keterbukaan antar IKM PNJ.

REALISASI DEPARTEMEN
1. Departemen Advokasi mewujudkan misi pertama dengan mengadakan DUBARBEM. Sebagai bentuk keterbukaan dan transparansi kerja.
2. Mengoptimalkan pelayanan mahasiswa selain stand by dalam menerima keluhan atau permintaan bantuan dari mahasiswa PNJ. Departemen Advokasi juga melakukan metode jemput bola baik melalui komunikasi dengan ORMAWA dan Agenda Survey per 6 Bulan.
3. Poin ketiga ditunjukkan dan dibuktikan melalui departemen Advokasi yang melakukan agenda penjaringan (bisa melalui surey, wawancara dll), serta kajian terlebih dahulu sebelum melakukan ekskusi baik memberi bantuan berupa pendampingan, pencarian solusi bersama dll.
4. Bersinergi dengan ORMAWA dengan melaksanakan pertemuan setiap bulannya. Selain itu bersinergi dalam pelaksanaaan DUBARBEM dimana disitu HMJ, BEM dan MPM menjabarkan apa saja yang sudah diadvokasikan dan yang sedang dalam tahap pengkajian maupun yang sudah dalam tahap diskusi dengan pihak yang terkait dengan hal yang diadvokasikan tersebut.

Realisasi Teknis: (Ini juga hanya poin ya, bukannya gamau nge share ya tapi kepanjangan atuh kalo disini)
A. Program Kerja
B. Agenda
C. Target Advokasi
D. Metode Publikasi
E. Catatan Penting
F. Managemen Internal 
G. Time line

Untuk BEM gue lebih sederhana dari pas di HMAN karena sebetulnya visi misi kabem nya juga udah okelah buat departemen advokasi dan terlebih gue rada mager nulis nya kalo bikin visi misi yang penyesuaiannya terlalu banyak. 

4. Sinergi 

Kita pastinya bakal berhubungan sama departemen lain, organisasi lain, kita harus bisa menyampaikan dan berkompromi dengan organisasi atau departemen lain. Tapi ini juga jangan jadi ngalah terus sih, kadang harus agak keras juga... 

Nah sekarang kita bahas managemen orang-orangnya, gue pernah beli buku diawal-awal jadi kadept sospol hman.. isinya kira-kira gini.. ada beberapa metode yang pernah gue pake dan ini semua dari buku, gue cantumin judul sama penulisnya agak beberapa hari kedepan ya hehe soalnya mesti nyari dulu dirumah dan kadang gue gak beli juga bukunya,

1. Waktu diskusi : 
- Gue pc semua anggota departemen untuk kepastian hadir 
- Sebelum rapat coba buka diskusi personal, minta pendapat staff kita, show them, that their opinions are indeed precious. 
- Usahakan on time, kalo gak on time pastikan minta maaf dan bawa snack atau makanan atau apa gitu wkwk. atau kadang gue traktir yang dateng duluan kalo guenya on time tapi mereka nggak on time. 
- Buka diskusi dengan doa, apa yang mau dibahas dan give them so many times to speak. Good Leader, Good Listener.. jadi gue berusaha mendengarkan dan jadi katalisator aja gitu buat mereka mengutarakan ide yang udah gue diskusiin sama mereka via personal chat. 
- Semua bicara dengan jumlah yang sama, diawal gue selalu hitung berapa kali si A ngomong, berapa kali si B ngomong dan seterusnya sampai semua imbang baru gue tutup diskusinya. Ini bermanfaat banget buat bikin semua merasa pendapat mereka dihargai dan keputusan pun akhirnya jadi keputusan tim dan tanggung jawab tim. Gak ada yang dominan dan gaada yang diem, waktu HMAN gue pasti teliti soal ini, pas BEM gue rada missed dan ternyata efeknya kerasa banget terutama tentang kerja sama tim dan komunikasinya. 
- Tutup dengan terima kasih dan tunjukkan apresiasi atas semua ide dan diskusi, trus besarkan hati mereka soal departemen. Apapun masalah yang lagi dihadapi, kita harus jadi orang pertama yang meyakinkan organisasi/departemen kita bisa bangkit dan akan baik-baik aja. Walopun dibagian ini juga gue suka memaksakan diri, tapi ini bagus juga, tim jadi lebih stabil dan punya pandangan kedepan soal departemen. Mood dari diskusi harus naiklah intinya diakhir, trus tutup lagi pake doa. 

2. Time line mingguan.
-Nentuin hari wajib kumpul (Ini bisa dimodifikasi juga pake sanksi yang disepakati atau gimana gitu) 
- Di hari itu ada evaluasi jobdesk seminggu beserta progres dan rencana kedepannya, trus susun timeline mingguan. Nah di penyusunan ini juga gue bukannya ga sering clash ya sama anggota yang lain, karena masing-masing anggota pengen agendanya berjalan lancar dan cepet. Disini sebagai pemimpin di departemen, gue harus agak kenceng dan harus objektif sesuai juga sama urgensinya.. gue pernah sampe marah nggak? marah si nggak tapi mempertegas aja soal keputusan akhir dari gue nya. Karena gimanapun kadept kan ngeliat gambaran besar juga, gabisa kita berpihak dan ternyata keberpihakan itu menghambat kinerja satu departemen bahkan bisa jadi satu organisasi. 
- Gue bikin tu timeline akhirnya dan gue kadang share gambarnya kadang nggak.. jadi per hari jobdesk mereka gue tulis diminggu depan, kalo mundur nanti kita koordinasi dan gue tandain kita sepakat mundur dikapan. trus semua anak departemen tau apa yang mundur, yang udah selesai dan apa yang di cancel di minggu itu. Sebenernya ini bisa dibikin lebih sederhana dengan pake aplikasi Trello wkwk coba cari deh, gue baru tau setelah demis, mamam ga tuh, yang gue lakuin intinya kaya trello sebenernya mah. 

3. Kedekatan Personal Kadep
Masing-masing staff itu karakternya beda, beda orang ya beda penanganan. Di himpunan gue me-wajibkan diri untuk ngobrol minimal sama satu orang anak departemen per hari, karena masih se jurusan jadi gue ngejarnya gampang wkwk nah pas di BEM rada susah karena gak semua nya ke sekbem jadi gue kadang harus bikin janji dulu. Kalo menurut gue sih kita harus bisa bikin anggota secara pribadi nyaman dan terbuka ke kita, masalah sebesar apapun semuanya bisa diatasi kalo kita deket dan nyaman dulu buat mereka. Kalo dari awal udah gak nyaman, yang ada gaakan ada yang bisa kita selesaikan. 

Selamat ulang tahun...
Selamat pagi yaa.. 
Selamat tahun baru... 
Selamat liburan yaa..
Selamat Semester baru ya temen2.. 

HAL KECIL YANG PENTING

Kepedulian buat ngucapin hal-hal kaya gitu, gue juga nyiapin quotes setiap pagi buat sospol HMAN wkwk.. diawal ampe tengah jalan.. pas diakhir kita ketemu tiap hari jadi yaudah wkwkwk bye.. 

Kadang gue random aja nge chat dan minta pendapat, trus kadang gue cerita soal kekhawatiran gue sekedarnya. 

Kayanya lu bagus dah pake baju yang ini..
Potong rambut ya lu? 
Udah makan belom? 
Lagi ngerjain apaan? 

HAL KECIL YANG PENTING

kita gak hanya menghargai mereka sebagai individu yang udah secara sukarela ngebantu kita mencapai impian organisasi/departemen.. perlakukan mereka selayaknya temen ato bahkan sahabat, jangan melulu soal kerjaan.. giliran kerjaan kita kenceng, giliran kepedulian kita minus. hmmmmm 

dan step terakhir dari semua ini selalu mau untuk dapet pembelajaran baru lagi. 

Gue sering banget denger orang bilang mau berkembang diorganisasi, ketika ada tantangan atau masalah mereka malah pergi dan gak peduli padahal si tantangan ini bisa bikin mereka berkembang. 

Hadapin apa yang kita udah putuskan, gak mudah, ya kalo mudah semua orang bisa mencapai keinginan dan impian mereka dong.. Belajar terus, jangan pernah puas sama pencapaian apapun kalo kita tau tim kita bisa mencapai lebih dari yang orang-orang bayangkan. 

Terakhir.. 

GOOD LUCK :) 

















Senin, 18 Juni 2018

MICE PNJ : a Blessing in My Life

Hai hai!

Welcome to my Blog!

Jadi di tulisan kali ini gue memutuskan untuk membahas MICE yang sebenarnya gue pengen nulis dari awal masuk, cuman gue ngerasa gak greget kalo gue belum menjalani studi MICE tapi gue udah nulis ttg MICE yang belum gue rasakan. Sekarang gue udah semester 6 menuju 7 so i think this is the right time!


Once upon a time..

Gue dulu di SMA ngambil jurusan IPA dan berambisi jadi dokter wkwk.. tapi diperjalanannya gue lebih asyik sama organisasi, komunitas dan kegiatan forum pelajar, hasilnya gue gak serius belajar dan yaaa nilainya B aja sedangkan kalo mau ke kedokteran ya gue harus bagus dong nilainya.

Setelah hilir mudik nyoba sana sini gue ga dapet jugaa... sekitar 6 kali gue tes perguruan tinggi negeri dan gaada yang lolos haha, waktu itu kalo dibilang stress ya jelas lah. Gue sampe waktu pengumuman SNMPTN minta bokap nge refresh mulu web nya kali aja garis merahnya jadi ijo tapi itu gaaaa pernah terjadi.

Gue udah putus asa dan mikir yaudahlah gue ambil swasta ajaa, psikologi waktu itu pengen ngambilnya, Gue anti PNJ PNJ Club hahaha, waktu itu gue liat di mading ada pengumuman penerimaan PNJ jalur undangan dan disitu ada senior gue yang keterima di program studi MICE (Meeting, Incentive, Convention and Exhition) trus gue dengan nada bercanda bilang "Eh bayangin dah kalo gue kuliah disini, gue udah dari SMP sampe SMA kerjaannya meeting, apa kabar kalo kuliah belajar ttg meeting lagi" sembari tertawa wkwkwk eh ternyata gue masuk ke program Studi MICE di PNJ yang maha gue hindari, rasanya gue ingin kembali ke masa lalu pake mesinnya doraemon dan ngetawain diri gue yang lagi ketawa saat itu wkwk.

Gue bahkan ke PNJ tu pertama kali pas H-1 mau tes wawancara dan sisanya kaya yaa gue gapernah ke PNJ tapi pernah ke UI. Kesan pertama, kampusnya kaya di desa2 dongeng gitu.. banyak pohonnya trus gedung-gedungnya tua-tua gemas, trus kaya jalan setapaknya adem, dan sepi banget haha karena waktu itu mahasiswanya libur.

Sistem kuliah Politeknik ? 

Gue dulu pengen kuliah karena salah satunya libur yang berbulan2 menurut rumor dari alumni2 SMA gue. Tapi PAS GUE MASUK PNJ, KENAPA GUE LIBURNYA CEPET BAT WOOOOOY. Kalem rekan2, jadi emang sistem politeknik gitu. Di Indonesia ada sistem pendidikan yang beda2, kaya universitas, institut dan Politeknik itu tiga2nya ada perbedaannya. Tapi sekarang gue mau fokus di PNJ aja yaa...

Politeknik itu pendidikan vokasi... dan ini salah satu sistem pendidikan yang lagi giat2nya didorong sama pemerintah Indonesia. Keistimewaan pendidikan vokasi ini karena lebih praktikal dan ini beneran. Selama gue kuliah di MICE gue banyak dapet projek dari dosen kaya buat bikin event, budgeting event, dll semuanya terkait event karena prodi gue event. Apa 100% full kelas?? gue ngerasa kita sering ga kelas juga sih bahkan mendekati event kadang matkul tu suka gaada supaya kita fokus event. Ada beberapa matkul yang mengosongkan diri biar kita persiapan event juga dan itu kosongnya selama dua semester.

Pendidikan vokasi ini sistem pendidikan tinggi yang arahnya ke penguasaan keahlian terapan. Kalo MICE pas lulus nanti kita dapet gelar S.Tr (Sarjana Terapan) yang setingkat sama S1. Kalo kalian cari lebih jauh soal pendidikan vokasi ini menarik sebetulnya. Karena kemenristek dikti sendiri lagi gencar soal pendidikan vokasi karena pak Menteri bilang pendidikan vokasi bisa membangun SDM Indonesia yang berdaya saing Global karena lulusan vokasi siap dan terbiasa dengan dunia kerja.

Indonesia kalau soal pendidikan vokasi banyak mengadopsi pendidikan vokasi Jerman yang udah diakui banyak negara. Data dari United Nations World Population (UNWP) jumlah penduduk usia produktif indonesia (15 - 64 tahun) bakal mencapai 200 juta tahun 2030. Hasil riset McKinsley Global Institute pada tahun 2016 menunjukkan tahun 2030 indonesia memiliki kebutuhan tenaga kerja terampil sebanyak 113 juta orang, sementara tenaga terampil indonesia baru berjumlah 57 juta orang.

Salah satu kekuatan perekonomian Jerman selama ini ada di industri atau usaha ukuran kecil dan menengah yang kuat dengan ditopang ketersediaan tenaga kerja terampil dalam jumlah dan kualitas yang cukup merata dan terstandarisasi di seluruh Jerman. Nah, hal ini didukung juga oleh sistem vokasi yang diimplementasikan secara nasional. Dengan segitu banyaknya kebutuhan akan tenaga kerja terampil, jumlah usia produktif dan tenaga kerja terampil yang tersedia. Wajaaar pemerintah mengejar kualitas dan kuantitas dari pendidikan vokasi di Indonesia.

FYI, syarat kelulusan MICE PNJ itu pernah mengikuti seminar nasional dan juga tersertifikasi jadi ini bener banget. Dan bukan cuman MICE PNJ setau gue prodi lain di PNJ juga harus bersertifikasi gitu lulusannya. Dan sertifikasi umum itu mahalun sedangkan biasanya MICE PNJ dapet slot untuk sertifikasi for free dari lembaga sertifikasi nasional, WOW? yea... superb.

oh ya terus apa kalo jadi masuk MICE PNJ kita bakal jadi karyawan seumur hidup? Nope.

Kita nggak hanya diajarkan untuk jadi karyawan kompeten dan pimpinan yang kompeten untuk suatu project tapi kita juga diajarkan untuk jadi pebisnis... Tugas akhir kita, mungkin beberapa mikirnya skripsi tapi sebenernya tugas akhir MICE itu Business Plan.

Business Plan itu penting banget, kalo kalian mo tau bisa searching aja apa itu dan apa yang bikin dia penting wkwk karena disini gue gak lagi bahas soal itu.

Kita pun liburnya ga sepanjang universitas, paling sekitar 1 bulan atau kurang. Tapi gue memaknai hal ini secara positif, karena kalo kelamaan liburnya gue takut bosen dan ke distract dengan kegiatan gue saat libur.

Trus di PNJ ada yang namanya Jurusan dan Program studi.. kalo Jurusan itu kaya Fakultasnya Prodi kaya Jurusannya kalo di Universitas kita2 gitu. MICE sendiri ada di Jurusan Administrasi niaga bersama dua program studi lainnya yaitu Administrasi Bisnis (D3) dan Administrasi Bisnis Terapan (D4).

Nah sekarang ayo masuk ke MICE,

Awal masuk MICE, temen2 gue berprasangka buruk ke gue WKWK. Kata mereka gue masuk MICE demi jadi crew oppa2 korea. Sebenernya bisa aja, karena ada mata kuliah Impresariat dan temen gue juga ada yang pernah jadi crew buat konser korea. Tapi it is not as simple as becoming a crew for oppa.. really.

Jadi kalo masuk MICE itu kita ikut tes Tata Niaga yang isinya bahasa inggris, bahasa indonesia, ekonomi (kalo ga salah, apa akuntansi haha lupa pokokya cek website nya aja ya muhun maap itu udah 3 tahunan yang lalu). Trus juga ada tes wawancara, yang rumor nya pake bahasa inggris. Tapi  itu tergantung amal ibadah sih, soalnya dosen yang nge wawancara gak semuanya pake bahasa inggris full. Kalo gue waktu itu wawancara nya sama tiga orang ibu2 dosen dan diminta untuk bahasa inggris pas perkenalan ajaa sisanya bahasa indonesia. Pertanyaannya ttg diri kita yang pasti, trus pengetahuan awal kita soal event dan event yang pernah kita buat atau kita ikutin.

Singkat cerita gue diterima di MICE PNJ lewat UMPN 2 tahun 2015 dan karena gue gelombang terakhir jadi gue gak ikut ke Rindam Jaya tapi gue ikut Sosialisasi jurusan. Jadi kalo di PNJ itu kita bakal ikut yg namanya PKKP kaya OSPEK gitu, dan gausah takut karena sama sekali ga serem karena PKKP PNJ yang megang dosen, paling dikencengin dikit tapi ga galak. Di PKKP itu kita ada yang beberapa hari di kampus dan sisanya di Rindam Jaya, di kampus, kita ikut PKKP yang isinya materi dari dosen, trus ada pentas juga dari BEM (Badan Eksekutif Mahasiswa), MPM (Majelis Permusyawaratan Mahasiswa),  UKM (Unit Kegiatan Mahasiswa) dan  BO (Badan Otonom). Trus ada sosialisasi jurusan juga nah kalo yang ini yang megang kakak2 mahasiswa tapi dengan penjagaan ketat dari dosen :'). Plusnya ya gaada bullying, belive me, kurangnya.. jadi kurang ngerti kehidupan di jurusan karena cuman beberapa jam aja dan jadi ga dapet kesempatan lebih buat kenal sama yang sejurusan, seprodi atau kenalan sama kakak2nya lebih jauh.


Dan minggu besok nya setelah PKKP kita masuk, dengan wajah deqil... mantap.


Pas awal masuk MICE yaa kita kenalan yang pasti, MICE itu ada dua kelas.. A dan B tapi gatau ya kalo kedepannya jadi ada C ato sampe Z mungkin. Trus kita dikenalin soal industri MICE itu gimana, MICE yang kita pelajari itu Bisnis MICE yaa jadi kita belajar ttg ngebuat bisnis MICE kita sendiri dan mata kuliahnya variatif dan seru, yaa lumayan beberapa.

Di MICE PNJ itu kita bakal dikasih project disetiap tingkat, tapi ya bertahap.. gak langsung megang event ratusan juta. Tingkat satu kita megang Creative Show jadi kaya pentas gitu, tapi ini gak kaya pentas SMA wkwk karena kita harus se niat itu sama penampilan ini. Nanti kita bakal tampil didepan dosen dan alumni dan senior2 pas Meet and Greet yang pasti beliau2 ini punya ekspektasi super tinggi ke kita ade2 nya yang baru join. Dan emang selama dua tahun gue ngeliat Creative Show emang selalu se niat itu, kalo ga niat mending pulang aja dah wkwk.

Source : Dokumentasi Meet n Greet MICE Screenplay 

Trus di tingkat dua kita megang dua event, Meet and Greet dan Kuliah Umum. Dua event diwaktu yang sama dengan orang-orang yang sama isinya wkwk, karena anak MICE itu mayoritas anak event jadi rasanya kaya semuanya kepala jadi wajar kalo emang agak berselisih paham tapi emang harusnya gituu sih biar ada variasi buat ngasih pendapat buat eventnya juga. Megang kuliah umum MICE juga bukan perkara mudah karena dosen MICE PNJ ini banyak yang terhubung secara langsung dengan industri MICE jadi link2 narasumbernya bener2 selancar ituuu tapi masalahnya dosen-dosen MICE juga orang2nya detail dan beberapa perfeksionis.

Ditingkat ketiga kita menghadapi projek luar biasa, kita ditantang untuk meng-create event pameran kita sendiri dan ikut bidding untuk bikin conference. Buat pameran kita bakal bidding per kelompok, bid tu artinya penawaran, jadi kita bakal menawarkan konsep acara secara detail sampai ke manajemen proyeknya, ke keuangannya dan perencanaan lainnya selayaknya kita menyelenggarakan event. Tapi kita bukan satu2nya penawar karena ada kelompok lain juga yang bikin konsep dan penawaran, jurinya? dosen dan industriiiii... brrrrr.....

 Untuk conference sampai diangkatan 2013 itu conferencenya gabung di pameran tapi pas udah msuk angkatan 2014 udah dipisah. jadi conference ada biddingnya sendiri dan biddingnya ini ada steering committee nya. Pas angkatan 2014 eventnya INA MICE (bisa di search aja ini event apa untuk lebih lengkapnya) dan buat angkatan gue itu kedapetan Seminar Nasional Riset Terapan Administrasi Bisnis dan MICE se Indonesia.

Rasanya bikin pameran? WAH

Source : Dokumentasi Event Coffeein Town


Waktu itu pameran yang angkatan gue bikin tentang kopi. Dan kita sebagai penyelenggara bener2 turun langsung ke industri kopi dari mulai orang2 pemerintahan sampai ke coffee shop dan bahkan ke petani juga. Loh loh kenapa jadi ke industri kopinya juga?kan kita ngelola eventnya?. yaiyaaaa soalnyakan pasar kita ituu, kita harus tau dong apa yang industri itu butuhkan dan harus kenal juga sama orang2 penting di industrinya. Kita bener2 melakukan segala cara yang masih masuk akal dan insyaAllah baikk buat mewujudkan pameran kopi itu. Super capek dan jadi beban pikiran selama mungkin 4 -6 bulan gue lupa itungan lama durasi persiapannya. Tapi hasil nya bener-bener ngebuat seneng dan walaupun masih ada kekurangan tapi gue merasa itu pembelajaran yang sangat berkesan dan akan bermanfaat buat gue ke depannya. Karena dari mulai cari uang, milih vendor, menawarkan ke exhibitor, menawarkan kerja sama ke sponsor dan media partner, publikasi, tiket, pengelolaan logistik, konsumsi, program dan literally semuuaaaa nya kita bener2 urus sendiri.

Nah kalo dosen? perannya besar juga karena banyak hal terutama yang vital kita diskusikan sama dosen. Karena dosen2nya udah berpengalaman di industri event jadi kita benar2 merasa terbantu.

Kalo conference?

ini juga persiapannya parah wkwk kita nge arrage dua acara besar di waktu yang bersamaan jadi wajar dong at some point it was tiring. Tapi karena kita punya timeline dan belajar mengatur waktu juga se angkatan jadi wow.. it works walaupun pastinya keteteran.

Di semester 6 juga cukup parah wkwk karena ada event incentive dan Studek juga yang mungkin gue gak jelasin detail tapi kedua event ini panitia juga dari anak2 angkatan.

Source : Dokumentasi Insentif Travel Ichi Go Ichi E


Sebenernya kalo belajar MICE tu kita belajar jadi orang yang bisa banyak hal. Apa di MICE engga ada itungan? ada. Kita belajar akuntansi, managemen keuangan dan bussiness plan yang isinya ada angkanya. trus juga kita belajar managemen resiko yang pake itungan juga, kita pake managemen proyek yang bikin2 Critical Path Method dan itu juga pake itungan. Tapi emang itungannya gak serumit itu asal kita merhatiin, guys kita kan Bisnis jadi gabisa buta2 banget lah ya soal hitungan? walaupun gue juga masih keteteran ngikutin matkul hitung2an tapi i have to say that i'm lucky enough karena temen gue ada yang SMK nya akuntansi dan mereka a very helpful hand buat angkatan gue kalo soal itungan hehe... gausah takut, kaya kuliah ga punya temen aja takut itungan, temen buat belajar ya.. kalo buat nyontek hmmm itu terserah lu wkwk...

Aku takut, bahasa inggris anak MICE jago...

Well, ya emang jago HAHAHA. nggak deng... Karena ga semua temen2 gue bisa berbahasa inggris lancar tapi mereka mengerti dan beberapa berusaha mengerti wkwk. Karena dosen kita ada yang seneng ngajar campur pake bahasa inggris indonesia, bahan kuliahnya juga pake jurnal bahasa inggris, trus dosen mata kuliah bahasa inggris kita wow.. you have to meet her in person.

Anak2 MICE cantik.. anak orkay.. 

Well, i gotta say kalo anak MICE memang cantik wkwk.. ada yang naturally cantik dan ada yang pinter dandan.. ada juga yang pinter memantaskan diri dan kebanyakan percaya diri. Confidence bring the beauty inside you, trust me! :)

Dan soal orkay... relatif sih. Ada juga ko yang perekonomiannya biasa malah cenderung kebawaaah. Tapi pinter2 kita ajaa kaya ikutlah daftar2 beasiswa yang ada dikampus, trus juga minimalisir keperluan yang gak terlalu penting dan ikut event2 yang biasanya kita bakal ditawarin sama kampus, alumni dan senior2 atau sebenernya kita bisa juga nyari event2 sendiri.

Dunia anak MICE? 

Waktu gue masuk MICE, kakak ROHIS gue bilang hati2 sama pergaulan dan lingkungannya. Gue tidak paham, sampai gue merasakannya dan gue tidak memungkiri hal itu. BUT HEY, kita punya pilihan iya gak? if you are strong enough on your desicions you will not let the other's way of living affect you in every way. Kita respect sama apapun pilihan hidup orang lain, tapi kalo itu bukan pilihan lo ya it's okay. Gue gak pernah merasa dijauhi karena gue tidak mengikuti pilihan temen2 gue dan gitu juga sebaliknya, gue tidak menjauhi temen2 gue karena perbedaan pilihan. You are your own driver in this life, make a desicion!

Cuman emang ada beberapa hal yang gabisa dipungkiri, kaya pulang malem... pulang pagi... gapulang wkwk

Begadang...

Keluar uang pribadi...

dan hal yang gak menyenangkan lainnya...

But hey everyone.. 

Gue belum pernah nemu mahasiswa yang tidak mengalami rintangan dalam masa kuliah walaupun mereka suka sama pendidikan atau studi mereka sekarang. it's natural thing ketika kita ngerasa bosen, lost atau gak nyaman.

Gue menyadari MICE itu jalan dan anugerah dari Tuhan buat gue setelah gue melakukan proses pencarian. Karena gue termasuk anak yang yakin kalo apapun yang terjadi itu pasti ada maksudnya. Pernah denger gak, kalo pintu yang lo ketuk itu bukan menuju jalan untuk lo si pintu ini gaakan kebuka. Tapi pintu MICE terbuka buat gue, so gue berusaha mencari jawaban kenapa pintu ini yang kebuka dari sekian pintu yang gue ketuk dengan ganas wkwk.

Dengan niat kalian baca artikel ini aja gue yakin kalian lagi memastikan apa yang bakal kalian jalani, so it's good :) you'll do great.

"Orang yang tersesat itu bukan orang yang gatau mau kemana, tapi orang yang enggak tau sedang berada dimana" -Limitless Campus 

Sekian cerita gue soal Program Studi MICE yang masih gue jalani, saat gue menulis artikel ini gue lagi disemester 6 akhir mau ke 7 jadi gue belum bisa cerita soal Job Training Life atau tugas akhir life secara mendetail. Mungkin suatu hari nanti haha...

Kalo gue tertarik untuk bahas kegiatan gue diluar MICE, alias di kampus PNJ ikut organisasi, lomba, kegiatan diluar kampus dan lainnya.. mungkin gue akan tulis suatu hari nanti

For now, let me hear your questions ttg MICE.. get in touch with me di kolom komentar :) i'll answer you as soon as possible! You can follow me on instagram jugaa @rana_mustika.. atau kirim email ranamustika21@gmail.com kalo mo curhat panjang wkwk.. gue seneng kalo bisa bantu banyak!

Cheers!





Jumat, 04 Mei 2018

My Bus Stop #1


                Aku menulis ini disebuah kafe di toko buku, sendiri diantara dua bangku kosong disamping dan dihadapanku. Akhir-akhir ini aku berfikir banyak tentang diriku, seperti kebanyakan anak muda lainnya. Masa muda yang begitu menjanjikan ketidak pastian, sepanjang jalan yang berlubang dan sesekali jalan itu akan terhampar seolah tanpa celah namun sayangnya ia bercabang dan saat itu aku harus memilih.

                Aku menyukai rasa dingin yang menyelimutiku, aku menyukai suara air hujan yang bertabrakan dengan atap. Aku menyukai perasaan menuruni bukit dengan motorku, menyentuh permukaan air dengan jemariku. Seperti saat itu di sebuah curug kecil, aku menatap langit dari sebuah batu besar sembari berbaring, rasanya aku bebas. Sebuah dunia yang orang-orang dewasa ciptakan terkadang membuatku membenci diriku sendiri karena tidak bisa memenuhi ekspektasi mereka.

                Hari ini aku berjalan dilorong SMAku, sembari mengenang masa putih abu-abu yang masih terasa jelas di pelupuk mataku “kau tau tidak? Dia sudah pergi ke eropa untuk menampilkan hobinya?”, “kau ingat dia? Yang dahulu terlihat begitu pendiam, sekarang dia berubah”, “wah takdir luar biasa, rasanya aku bisa merasakan bulu kudukku berdiri”. Aku mengingat diriku berjalan di lorong itu, saat pemilihan ketua OSIS. Rasanya pandangan orang-orang menghujam jauh ke dalam diriku, saat itu aku bisa melihat banyak poster dukungan tapi tidak ada poster dukungan padaku. Lalu aku membuat sebuah tulisan dan berusaha membagikannya untuk dijadikan pin, orang-orang mulai menggunakan pin itu, sahabatku juga membagikan itu dihalaman facebooknya. Aku begitu bahagia, karena meski pin itu dariku, aku tau mereka dengan tulus mendukungku.

Rasanya baru kemarin, aku berjalan dengan salah satu calon ketua OSIS dan tiba-tiba kami mendengar namaku disebut sebagai ketua terpilih.

Setiap hari rasanya seperti memasuki lembar kesibukan lainnya, semua yang ku kejar hari ini akan berlalu disatu titik. Secara tulus aku mengatakan ini, tapi konsep yang berbeda selalu orang-orang buat tentangku. Pembicaraan-pembicaraan yang seolah mereka sembunyikan, tapi kata-kata itu tidak pernah benar-benar hilang dan suatu hari itu muncul dan aku mendengarnya, percayalah.

Aku teringat saat itu aku duduk dikelas 12, “Eh eh liat Rana gak?”, aku bermaksud menjahili laki-laki ini saat aku mendengar ia mencariku. Jadi aku bersembunyi dibalik pintu, “Rana yang mana?”, saat itu ada dua Rana di angkatanku. “Rana yang cantik lah, bukan yang satu lagi”... “Oh Rana di sana”, saat itu ia pergi kearah lorong IPS dan aku terdiam dibalik pintu. Terjebak dengan konsep aneh tentang kecantikan itu sendiri. Rasanya semua perasaanku bercampur aduk, namun seiring berjalannya waktu, aku semakin tidak peduli.

Setiap sebuah hari berakhir, aku akan terdiam di motorku. Memperhatikan jalanan malam dan enggan menengok ke spion. Bukannya aku takut ada apa-apa tapi aku tidak menyukai  perasaan seperti orang dibelakangku akan melakukan sesuatu yang jahat padaku jadi aku terburu-buru mengendarai motorku. Aku selalu suka perjalanan jauh dengan motor, jika kau menggandeng tanganku, mungkin kau fikir tanganku kasar karena pekerjaan rumah tapi sebenarnya mereka kasar karena aku sering sekali berjalan jauh dengan motorku. Melalui perjalanan aku bisa banyak berbicara dengan diriku, tentang ketidak puasanku, tentang rasa lelah yang menyergapku secara emosi, tentang betapa mendebarkan pertemuan dengannya hari ini, tentang hatiku yang berbunga-bunga, tentang ketakutan, tentang perasaanku dan yang paling menyenangkan, karena aku bisa berfikir tentang diriku.

Pernahkah kau mendengar? Tidak ada perubahan, itu lebih menakutkan dari perubahan. Aku menolak diriku berkata “aku memang orangnya seperti ini” karena aku fikir ketika aku berkata seperti itu, aku sedang menolak masukan untuk menjadi lebih baik lagi. Aku menyukai pembicaraan yang dalam dan kepedulian, aku mengingat ketika seseorang berusaha menghiburku ditengah perasaanku yang gundah dan air mataku yang tidak bisa ku hentikan. Saat itu aku merasakan ketulusan yang tidak pernah ku rasakan, ia memberikanku sebuah pemahaman dan memang itu tidak membuat keadaan jadi lebih baik tapi bagiku, ia membuatku tersenyum.

Setiap orang memiliki luka dan pertanyaan yang besar tentang dirinya dan kehidupan yang ia jalani. Jika hari ini hari terakhirku, maka seperti apa aku akan dikenang dan sebagai apa aku ingin dibicarakan. Hari-hari begitu gila menuntut kita untuk menjadi konsep sempurna dihadapan manusia, aku merasa terjerembab dalam konsep perencanaan manusia. Seperti lulus kuliah, bekerja, menikah, punya anak kemudian permintaan manusia terhadap ku akan terus bertambah. Lalu aku terjerembab dalam pemikiran aku tidak bisa melakukan lebih dari itu, aku seperti membuat batas untuk diriku sendiri.

Tempat dimana aku berada hari ini menawarkan kebahagiaan dan kesenangan yang luar biasa. Namun tempat ini menyimpan begitu banyak cerita pahit, kenyataan yang tidak bisa diterima, rahasia yang tak ingin kau dengarkan. Aku mencoba sedikit demi sedikit memahami bahwa setiap orang hidup dengan luka yang tak bisa ia jabarkan. Namun mereka tetap hidup dengan pedang yang menembus dirinya, sesekali luka itu akan teringat dan terasa sakit. Mereka tetap bekerja berusaha menghiraukan sakitnya luka itu.

 Aku yang hari ini adalah penolakan dari diriku, seperti aku menolak tidak maju ke depan untuk tampil karena jika aku menolak tampil maka aku seperti sedang menolak kesempatan untuk didengar. Aku menolak untuk drop out dari program studi ku, aku menolak untuk menyerah, aku menolak banyak hal.

Hujan ini rasanya belum akan berhenti karena aku masih melihat kilatan cahaya di kaca. Dalam kesendirian ini aku sedang berbicara padamu, kita masih terlalu muda untuk berfikir bagaimana rasanya menjadi tua. Tapi jika aku boleh jujur, aku selalu memikirkan itu. Suatu hari nanti cerita antara kau dan aku akan menjadi kenangan yang bisa ku ceritakan pada anakku, cucuku. Dan jika saat itu tiba, akan seperti apa aku?. Aku pernah bilang aku ingin dimakamkan dimakan pahlawan, bukan karena aku ingin diakui tapi karena aku ingin hidup sekeras itu. Aku sangat keras pada diriku sendiri.

Aku pernah ada diantara mereka yang antara ada dan tiada di tengah keramaian, aku tidak pernah benar-benar memahami mereka tapi sejujurnya aku merindukan mereka. Kau tidak akan memahami itu, setiap orang memiliki alasan yang berbeda dan bukan hak kita berkata kehidupan mereka buruk dan pilihan mereka buruk. Berhentilah menjadi Tuhan.

Ketika mereka berkata, kita harus melupakan diri kita yang dulu. Aku fikir itu bukan hal yang bijaksana. Diri kita yang sangat tidak mampu, rapuh, penuh kekurangan dan diri kita yang mengecewakan itu adalah semua yang membentuk kita menjadi hari ini. Semua yang terjadi tidak bisa kita salahkan, bentuk-bentuk kekecewaan itu seharusnya dikenang sebagai pelajaran dan bagian yang berharga dalam hidup kita. Karena jika kita tidak pernah bersedih, tidak pernah kecewa dan merasa diri kita kurang. Kita tidak akan pernah belajar bukan?

Aku mencintai diriku dan membenci diriku. Sepertinya itu semua datang dengan natural, terkadang kau terheran-heran mengapa bisa mengulang kebodohan yang sama. Mengapa kau tidak bisa berbuat lebih, kenapa kau tidak bisa merubah dirimu. Lalu orang-orang mulai berbicara “dari dulu memang dia seperti itu”, seolah tidak memberikan kesempatan untuk kehadiran dirimu yang baru. Aku akan menjelaskannya perlahan, tidak ada yang lebih berhak untuk dicintai selain dirimu, kau menyimpan rahasiamu sendiri yang mereka tidak pernah mengetahui itu semua. Tapi kau berhak untuk jadi lebih baik dan hidup sebagai orang yang lebih dari hari ini.

Keinginan terbesarku, memberikan dampak besar bagi kehidupan orang lain dan meninggalkan nama “Rana” menjadi sebuah nama yang beruntung. Jika bisa aku melihat kedalam diriku disaat aku memutuskan hal-hal besar yang terdengar tidak mungkin. Aku akan benar-benar memeluknya, kau telah mengambil keputusan yang baik. Meski terkadang aku tidak menyukaimu, meski aku sering memarahimu dan kecewa padamu. Kau membuktikan padaku, kau belajar dan mengingat itu semua dengan baik.

Jadi diakhir hari ini,
                Tepuklah pundakmu,
                                Dan ucapkan hal-hal baik pada dirimu.

Kenapa kau masih begitu ceroboh?
                Karena kita masih memiliki ruang-ruang kosong untuk dipelajari.

Kenapa aku tidak sesukses orang-orang seusiaku?
Karena perbedaan waktu dalam kesuksesan tidak mendefinisikan kesuksesan itu sendiri. Seperti perbedaan waktu new york dan jakarta tidak mendefinisikan kesuksesan keduanya. Mereka memiliki timing dan cerita yang berbeda.

                Kenapa ini harus terjadi?
                                Karena kau tidak bisa menghindarinya, kau hanya bisa mempelajarinya.

        Tulisan ini
                     bukan keluhan, 
                                                Tapi ku tulia karena aku semakin sering melihat orang terluka karena                                                      dirinya sendiri.

                Dirimu bukan satu-satunya, berhentilah mengeluh dan mengharapkan orang lain untuk membangun kebahagiaan untuk dirimu. Berhentilah mencari seseorang hanya karena kita tidak tahan dengan kesendirian. Berhentilah membenci dirimu, berhentilah menjadi Tuhan untuk kehidupan orang lain. Sesulit apapun, ini akan berakhir dan kau akan tetap hidup selama masih ada kesempatan. Jangan membatasi dirimu dengan dirimu sendiri dan persepsi orang lain. Jangan meletakkan kebahagiaan di tangan siapapun, jangan kehilangan dirimu. Mereka yang mencintaimu, bersedia tumbuh bersamamu.

Life After Collage #1 : Rasanya kerja 6 tahun

Hai! lamaa juga gak nulis.  Aku lagi balik ke sawangan dan hujan super lebat, jadi gue neduh dulu di salah satu coffee shop yang mungkin 15 ...